Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muba, Herryandi Sinulingga, A.P., menjelaskan PT Hindoli membuka empat formasi rekrutmen pada September 2026, yaitu Pemanen, Prunner, Operator Long Arm Excavator, serta Operator Mini Excavator. Untuk posisi Pemanen dan Prunner, syarat pendidikan minimal Sekolah Dasar.
Sementara jabatan operator alat berat mensyaratkan lulusan Sekolah Menengah Atas atau sederajat, dilengkapi Surat Izin Operasi serta pengalaman kerja sesuai bidang.
PT Wanapotensi Guna turut membuka enam posisi sebagaimana tertuang dalam Tanda Bukti Laporan Lowongan Pekerjaan Nomor 560/31/II/Nakertrans/2026.
Formasi yang tersedia meliputi Staf Quality Control, Staf Pemetaan Berbasis Sistem Informasi Geografis, Staf Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Operator Pembangkit Uap, Operator Bubut, serta Teknisi Listrik. Masing-masing posisi disesuaikan dengan kualifikasi pendidikan dan keahlian yang relevan.
Seluruh pelamar wajib merupakan Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Musi Banyuasin, dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga setempat.
Pelamar dipersyaratkan memiliki kepribadian yang baik, jujur, disiplin, serta dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.
Dokumen yang harus disiapkan meliputi surat lamaran, riwayat hidup, ijazah, Kartu Pencari Kerja, pas foto terbaru, serta sertifikat keahlian atau bukti pengalaman kerja jika dimiliki.
Pendaftaran dibuka mulai 22 September hingga 29 September 2026 pukul 16.00 WIB. Berkas dapat diserahkan secara langsung di Booth Disnakertrans di Mall Pelayanan Publik atau dikirimkan melalui alamat elektronik penta.disnakertransmuba@gmail.com. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui layanan telepon di nomor +62 821-8299-6310 pada jam kerja.
Herryandi menegaskan seluruh proses seleksi berjalan objektif dan transparan.
“Kami mengajak masyarakat yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan peluang ini dengan menyiapkan dokumen serta kemampuan terbaik sesuai posisi yang dilamar,” ujarnya.
Program ini diharapkan mampu menjembatani pencari kerja lokal dengan kebutuhan dunia usaha, memperkuat produktivitas daerah, serta membawa dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Musi Banyuasin. Membangun daerah dimulai dari memberi kesempatan warganya untuk berkarya di tanah kelahirannya sendiri. (*/Desi)









