
Dengan koordinasi yang terstruktur dan keterlibatan seluruh unsur terkait, kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib sesuai dengan harapan masyarakat.
Kepala Kepolisian Resor Ogan Komering Ilir, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan penegasan terkait pelaksanaan pengamanan:
“Pengamanan malam takbiran ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam momentum hari besar keagamaan. Personel yang ditempatkan di lapangan tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan untuk memberikan rasa nyaman sehingga seluruh warga dapat merayakan malam kemenangan dengan penuh sukacita dan kedamaian.”
Sinergitas antara Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi pijakan utama keberhasilan kegiatan ini.
Takbir keliling tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan persatuan yang harus terus dijaga serta diperkuat di setiap tingkatan masyarakat.
Dengan penutupan kegiatan di Taman Segitiga Emas, malam takbiran di Kabupaten Ogan Komering Ilir menunjukkan bahwa perayaan keagamaan dapat berjalan kondusif dan penuh berkah apabila seluruh pihak bergerak bersama-sama.

Instansi kepolisian kembali menegaskan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat – hadir secara konsisten dalam setiap momen penting kehidupan berbangsa dan bernegara, serta terus memperkuat ikatan erat dengan seluruh lapisan masyarakat. (*/HS)






