
Program pembangunan 2026 selaras dengan tujuh prioritas nasional, mencakup pertumbuhan ekonomi inklusif, pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, pembangunan infrastruktur dasar, pelestarian lingkungan, peningkatan layanan publik, dan stabilitas keamanan.
KUA-PPAS 2026 menargetkan total pendapatan dan belanja daerah sebesar Rp2,437 triliun, yang akan dialokasikan untuk belanja operasi, modal, tak terduga, dan transfer.

“Nota pengantar ini merupakan dasar bagi pembahasan konstruktif antara eksekutif dan legislatif untuk membangun OKI yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Bupati Muchendi.
Rapat paripurna ditutup dengan harapan tercapainya kesepakatan optimal untuk pembangunan OKI. (*/Red)









