Pemerintah OKI dan UNSRI Jalin Sinergi Strategis Kelola Lahan Gambut dan Cegah Karhutla Berbasis Riset

Pemerintah OKI dan UNSRI Jalin Sinergi Strategis Kelola Lahan Gambut dan Cegah Karhutla Berbasis Riset

Berita, OKI, PEMERINTAHAN2709 Dilihat
banner"468x90"title"468x90"

Ia berharap kerja sama ini tidak berhenti pada tataran administratif semata, melainkan mampu melahirkan inovasi nyata yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kami adalah terjadinya transfer ilmu pengetahuan yang nyata. Kami membutuhkan masukan, inovasi, dan teknologi dari Unsri agar pembangunan di OKI semakin terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujarnya.

banner"300x250"title"300x250"
Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, menyampaikan pentingnya kolaborasi berbasis riset dengan Unsri untuk pengelolaan lahan gambut dan pengendalian karhutla yang lebih efektif dan berkelanjutan. | Heri Yanto, radarkeadilan.com

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga membuka peluang seluas-luasnya untuk memperluas jaringan kerja sama, termasuk dengan melibatkan sektor swasta, guna memperkuat implementasi program di lapangan.

Sementara itu, Rektor Universitas Sriwijaya, Taufiq Marwa, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan dan persoalan riil di daerah, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup.

“Perguruan tinggi tidak boleh terkurung di menara gading. Hasil riset harus turun langsung ke lapangan dan memberikan solusi konkret bagi persoalan masyarakat, termasuk penanganan karhutla dan pengelolaan gambut di OKI,” ungkap Taufiq.

Unsri menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan seluruh sumber daya akademik, mulai dari riset terapan, pendampingan teknis, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

“Kerja sama ini harus menghasilkan output yang konkret dan terukur, bukan sekadar dokumen formalitas. Kami ingin melihat adanya dampak langsung yang dapat dirasakan bersama, baik dalam upaya pengendalian karhutla maupun optimalisasi pengelolaan gambut yang ramah lingkungan,” tambahnya.

Sinergi strategis ini ditargetkan menjadi fondasi awal yang kokoh dalam memperkuat peran ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Ogan Komering Ilir menuju pembangunan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (*/Heri)

banner"728x90"title"728x90"