Pemkab OKI Dorong Pencegahan Korupsi, Indikator MCP Capai 81.5 dan Raih Peringkat Tertinggi Kedua di Sumsel

Perbaikan Berkelanjutan pada Manajemen Aset dan Anggaran Jadi Prioritas untuk Capaian Maksimal

banner"468x90"title"468x90"
Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, SE., M.Si. secara langsung menyerahkan hadiah juara 1 dengan nilai Rp2.000.000 kepada perwakilan peserta pemenang lomba dalam rangka Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2025 di Kabupaten OKI. Acara yang dihadiri juga oleh Kajari OKI H. Sumantri, SH. (terlihat di kiri) menjadi momentum untuk menginspirasi generasi muda turut berperan aktif dalam membangun budaya pemerintahan bersih dan bebas korupsi di daerah./radarkeadilan.com

“Platform ini menjadi sarana partisipasi publik yang mendorong keterbukaan dan memudahkan warga untuk melaporkan dugaan penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tambahnya.

Ketua Pelaksana/Ketua Satgas MCSP KPK Kabupaten OKI, Ir. Asmar Wijaya, menjelaskan bahwa upaya pencegahan korupsi di daerah ini fokus pada penguatan peran APIP melalui Inspektorat Daerah sebagai garda terdepan pengawasan internal.

banner"468x90"title"468x90"
Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, SE., M.Si. memberikan penghargaan juara 1 dengan nilai Rp1.500.000 kepada perwakilan peserta pemenang perlombaan dalam rangka Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2025 di Kabupaten OKI. Acara yang dihadiri Kajari OKI H. Sumantri, SH. (terlihat di kiri) menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menguatkan kesadaran anti korupsi sejak dini, melalui ajang perlombaan yang melibatkan berbagai kalangan generasi muda daerah./radarkeadilan.com

“Penguatan APIP adalah kunci utama. Dengan APIP yang kuat dan independen, pengawasan internal menjadi lebih efektif, sehingga deteksi dini terhadap potensi penyimpangan dapat dilakukan dengan lebih cepat,” jelasnya.

Asmar memberikan apresiasi atas progres yang dicapai namun juga menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan pada area yang masih perlu dioptimalkan.

“Kami apresiasi kemajuan ini, namun fokus utama selanjutnya adalah pada peningkatan capaian Manajemen Aset Daerah (BMD) yang saat ini 59.7% dan Anggaran dengan 77.1%. Komitmen politik dari Pemkab OKI akan menjadi penentu keberhasilan upaya pencegahan korupsi secara menyeluruh,” tutupnya.

Dengan langkah-langkah yang terus diperkuat, Pemkab OKI berkomitmen untuk tidak berpuas diri dan terus mengangkat standar tata kelola, agar tujuan pemerintahan bersih dapat terwujud dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh masyarakat. (*/Red)

banner"468x90"title"468x90"

BERITA TERKAIT