Muara Aman, Radar Keadilan – Keandalan pasokan listrik saja tidak cukup menjadi ukuran keberhasilan pelayanan kelistrikan.
Kualitas interaksi dan pengalaman yang dirasakan pelanggan menjadi kunci utama membangun kepercayaan berkelanjutan.
Berlandaskan pemikiran tersebut, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Muara Aman secara intensif memperkuat budaya pelayanan PS4 – Perilaku, Sikap, Senyum, Salam, dan Sapa – sebagai wujud nyata pelaksanaan Program Danantara CX100 yang berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan.
Penguatan budaya ini dilaksanakan melalui sesi pembekalan dan simulasi peran yang diikuti oleh seluruh unsur di lingkungan ULP Muara Aman, mulai dari pegawai tetap, tenaga alih daya, hingga petugas keamanan.
Kegiatan ini menjadi sarana penyamaan standar pelayanan sekaligus pengasahan kemampuan petugas dalam menghadapi berbagai situasi saat berhadapan dengan pelanggan.
Dalam simulasi tersebut, peserta berlatih menangani beragam kebutuhan, mulai dari penyampaian informasi yang jelas, penanganan keluhan secara empatik, hingga penyelesaian masalah secara cepat dan tepat sasaran.
Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih responsif dan berorientasi pada solusi, sehingga setiap pelanggan memperoleh kesan positif setiap kali berhubungan dengan PLN.
Manajer PLN ULP Muara Aman, Agung Subekti, menegaskan budaya PS4 bukan sekadar seruan semata, melainkan nilai yang harus hidup dalam setiap langkah kerja.
“PS4 adalah budaya nyata yang harus tercermin dalam setiap interaksi kami. Kami ingin pelanggan tidak hanya menikmati aliran listrik yang andal, tetapi juga merasakan pelayanan yang ramah, tanggap, dan benar-benar memberikan solusi atas kebutuhan mereka,” ujar Agung.
Penerapan budaya ini tidak hanya dibebankan pada petugas layanan depan, tetapi juga seluruh petugas teknis dan personel di lapangan yang menjadi garda terdepan berinteraksi dengan masyarakat.












