Kegiatan ini diharapkan dapat mengetahui peran media dalam pelaksanaan pemilu 2024 mencegah terjadinya dugaan pelanggaran pemilu 2024 terutama pada media massa dan media online.
Metode yang digunakan dalam bimbingan teknis ini adalah metode persentase pada nara sumber yang dilanjutkan dengan diskusi dengan nara sumber dari Kominfo OKI dan Kesbangpol OKI dan Bawaslu OKI,” jelasnya.
Ketua Bawaslu OKI Romi Maradona, SH.i dalam sambutannya mengatakan ungkapan terimakasih kepada rekan–rekan media yang telah banyak membantu dalam mensukseskan pasca pemilu pileg dan pilpres tahun 2024 lalu.
Harapan kami ke depan dalam pilkada 2024 ini untuk kontestasi Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati di OKI dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar tanpa ada konflik.
“Untuk itu diminta peran kawan–kawan media dalam mengedukasi masyarakat dalam pemilukada 2024 ini karena peran media sangat penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat sangat penting,” harapnya.
Pada kesempatan itu juga Ketua Bawaslu OKI menyampaikan permintaan maaf kepada rekan–rekan media apabila tidak bisa diundang semuanya, karena anggaran kita terbatas dan hanya ada Rp.18 Milyar sementara wilayah Kabupaten OKI yang terdiri dari 327 desa/kelurahan di 18 kecamatan,” ujarnya.
“Bila ada kegiatan Bawaslu lainnya, akan kita undang dan yang sudah mengikuti kegiatan ini nantinya dapat digilirkan dengan rekan–rekan media yang belum mendapat undangan pada kegiatan ini,” ungkapnya. (Red)







