Peran tersebut melampaui fungsi sebagai pengawas kekuasaan, tetapi juga sebagai penggerak utama kesadaran publik untuk menjaga demokrasi tetap berjalan sesuai prinsip akurasi data, transparansi informasi, dan tanggung jawab sosial.
Presiden Prabowo Subianto melalui Muhaimin menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan pers Indonesia atas kontribusi yang diberikan dalam menjaga dinamika kehidupan demokrasi dan keutuhan teritorial serta ideologis bangsa.
Presiden berharap pers terus berkembang menjadi sumber informasi yang kredibel dan dapat dipercaya, terutama di tengah derasnya arus informasi digital yang seringkali mengaburkan batasan antara fakta yang terverifikasi dan opini yang tidak terbatas.
Acara peringatan Puncak HPN 2026 dihadiri oleh sejumlah pejabat negara terkait, antara lain Gubernur Banten Andra Soni, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.
Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan komitmen bersama pemerintah dalam mendukung pengembangan ekosistem pers yang sehat dan berkelanjutan.
Dengan penegasan peran pers sebagai pilar demokrasi dan mitra strategis negara, harapannya adalah ekosistem pers Indonesia akan semakin kokoh menjadi fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat, mandiri, dan berdaya saing di tataran global – sesuai dengan semangat tema HPN 2026 yang menjadi pijakan bagi langkah-langkah ke depan dalam dunia pers dan media nasional. (*/Andrian)







