Pilkada Damai 2024, Sejak September 2024 Diskominfo OKI Menganalisis 1.098 Konten di Media Konvensional

Pilkada Damai 2024, Sejak September 2024 Diskominfo OKI Menganalisis 1.098 Konten di Media Konvensional

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus mengawal ruang digital guna mendukung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 berjalan aman dan damai.

Pengawalan tersebut dilakukan melalui monitoring isu hoaks, analisis isu dan percakapan di ruang digital, serta amplifikasi narasi Pilkada Damai 2024.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"

“Sejak dimulainya tahapan Pilkada kami terus melakukan pengawalan ruang digital khususnya memantau konten negatif, seperti misinformasi, hoaks, ataupun ujaranujaran kebencian di media sosial,” ujar Sekretaris Diskominfo OKI, Adi Yanto, S.Pd., M.Si pada Fokus Group Discussion Ekpose Hasil Media Monitoring di Kantor Bupati OKI, Kamis, (14/11/2024).

Selain pemantauan ruang digital, Adi menyampaikan pihaknya memiliki sejumlah langkah untuk mengawal Pilkada serentak, di antaranya di sisi publikasi.

Mengajak pemilih, khususnya generasi muda, untuk menciptakan Pilkada yang damai, meningkatkan partisipasi pemilih, antisipasi terhadap polarisasi, dan penanggulangan informasi palsu atau hoaks di ranah digital,” Terang Adi.

Photo Dok : Diskominfo OKI, Radarkeadilan.com

Untuk mendukung kampanye pesan Pilkada damai 2024, diseminasi informasi terang dia akan dibagi dalam tiga tahap, yaitu pra pilkada, pilkada, dan pascapilkada, dengan pesan dan tagar yang akan disesuaikan dengan kondisi pada setiap periode tersebut.

Hasil Pemantauan Ruang Digital

Sejak September 2024 Diskominfo OKI telah menganalisis 1.098 konten pemberitaan di media konvensional, 507 unggahan di media sosial serta mengidentifikasi 11 konten hoax terkait Pilkada.

Baca Juga :  Bupati HM Toha Bagikan Ribuan THR Untuk Kaum Duafa, Petugas Kebersihan dan Pengemudi di Sekayu