PLN Akselerasi Pengembangan Panas Bumi: Kapasitas Melonjak ke 7,9 GW pada 2033, Menuju Pemimpin Dunia Energi Terbarukan

PLN Akselerasi Pengembangan Panas Bumi: Kapasitas Melonjak ke 7,9 GW pada 2033, Menuju Pemimpin Dunia Energi Terbarukan

Berita, BISNIS, EKONOMI, Jakarta2165 Dilihat
banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Jakarta, Radar Keadilan – Indonesia bertekad bangkit menjadi kekuatan utama energi panas bumi dunia. PT PLN (Persero) memacu langkah strategis menaikkan kapasitas terpasang energi panas bumi dari 2,8 GW saat ini menjadi 7,9 GW pada tahun 2033, sejalan dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2025–2034 dan target nasional energi baru terbarukan. Langkah ini sekaligus meletakkan fondasi kuat menuju posisi terdepan produsen panas bumi di dunia.

Komitmen tegas itu ditegaskan saat acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition 2026 di Jakarta, Rabu (19/8).

banner"300x250"title"300x250" banner"300x250"title"300x250"

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan percepatan pengembangan energi bersih merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto guna memperkokoh kedaulatan dan kemandirian energi nasional di tengah dinamika global yang terus berubah.

“Tidak ada jalan lain selain mempercepat implementasi panas bumi. Harus ada kolaborasi erat antara pemerintah dan pelaku usaha,” tegas Menteri Bahlil.

Ketua Umum Asosiasi Panasbumi Indonesia Julfi Hadi mengemukakan momentum genap satu abad eksplorasi panas bumi Indonesia menjadi titik tolak lompatan besar.

Potensi alamiah terbesar di dunia menjadikan energi ini satu-satunya sumber tenaga dasar andal yang terbarukan, bersih, dan tersebar merata dari Sabang hingga Merauke. Visi Panas Bumi 30.1 menempatkan kolaborasi sebagai kunci mutlak.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan peta jalan terperinci untuk mewujudkan sasaran tersebut. Potensi sumber daya panas bumi Indonesia mencapai 23,2 GW.

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"