Salah satu peserta program, Wahyudi, mengaku merasakan manfaat langsung dari kebijakan ini. Ia memilih menggunakan skuter listrik untuk menempuh perjalanan sejauh 16 kilometer dari rumah ke kantor.
“Dengan menggunakan skuter listrik, biaya perjalanan menjadi sangat efisien, hanya sekitar Rp143 untuk satu kali perjalanan dengan waktu tempuh kurang dari 50 menit. Meskipun selisih waktunya tidak jauh berbeda dengan kendaraan konvensional, namun penggunaan kendaraan listrik jauh lebih hemat biaya operasional dan tentu saja bebas emisi,” ujar Wahyudi.
General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menegaskan bahwa PLN Clean Energy Day bukan sekadar program seremonial, melainkan bukti nyata kontribusi perusahaan terhadap kelestarian bumi.
“PLN tidak hanya berkomitmen menyediakan listrik yang andal dan bersih, tetapi juga mengawal perubahan perilaku. Program ini menjadi momentum nyata untuk menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kualitas lingkungan, dimulai dari langkah sederhana namun berdampak besar,” tegas Diksi.
Ia berharap, keberhasilan implementasi program rutin setiap hari Jumat ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dan berbagai pemangku kepentingan.
Dengan konsistensi dalam menerapkan transportasi rendah emisi, PLN optimis dapat memberikan kontribusi nyata dalam pencapaian target penurunan emisi karbon nasional menuju Net Zero Emissions. (*/Yos)














