“Alhamdulillah, hasil pengecekan menyeluruh menunjukkan bahwa seluruh senjata api dalam kondisi lengkap, bersih, terawat baik, dan tidak ditemukan adanya kerusakan maupun kekurangan,” tegas Kompol Ali Rozikin.
Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan audit ini memiliki makna strategis ganda. Selain bertujuan memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pengamanan dan penegakan hukum, langkah ini juga merupakan wujud penerapan standar keamanan yang tinggi dalam pengelolaan alat berat.
Pemeriksaan rutin ini juga berfungsi sebagai upaya preventif yang efektif untuk mencegah segala potensi penyalahgunaan wewenang atau penyimpangan dalam penggunaan senjata api.
Hal ini sejalan dengan komitmen kuat Polri dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan mutlak terhadap prosedur operasional standar.
Dengan terlaksananya pengawasan internal yang konsisten dan menyeluruh ini, diharapkan sistem pengelolaan senjata api di lingkungan kepolisian semakin kuat, terkontrol, dan bebas dari pelanggaran, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi semakin terjaga dan terpelihara dengan baik. (*/Desi)












