Polres Ogan Komering Ilir Tetap Siaga Penuh Antisipasi Lonjakan Arus Balik Pasca Operasi Ketupat

Polres Ogan Komering Ilir Tetap Siaga Penuh Antisipasi Lonjakan Arus Balik Pasca Operasi Ketupat

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Meskipun Operasi Ketupat sebagai upaya khusus pengamanan masa Lebaran telah resmi ditutup, kesiapsiagaan jajaran Polres Ogan Komering Ilir (OKI) tidak sedikitpun menurun dalam menghadapi potensi lonjakan arus balik yang diprediksi memuncak pada akhir pekan.

Di depan Pos Pelayanan Polres Ogan Komering Ilir (OKI) yang menghadirkan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, personel menerima arahan terkait pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi lonjakan arus balik pasca Lebaran, menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas bagi seluruh pengguna jalan.| HS, radarkeadilan.com

Langkah strategis diambil dengan tidak membongkar Pos Pelayanan (Posyan) yang sebelumnya didirikan selama operasi khusus tersebut, melainkan mengalihfungsikannya untuk mendukung pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan situasi keamanan dan kelancaran arus lalu lintas tetap terjaga secara optimal.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya senantiasa mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang sedang kembali ke daerah perantauan.

“Meski Operasi Ketupat telah berakhir, kami tetap melaksanakan KRYD dengan memanfaatkan Posyan yang ada. Ini sebagai bentuk kesiapsiagaan kami dalam mengantisipasi puncak arus balik, terutama pada Sabtu dan Minggu,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Radar Keadilan.

Personel Polres Ogan Komering Ilir mendapatkan arahan di depan Pos Pelayanan yang sebelumnya digunakan untuk Operasi Ketupat Idul Fitri 1447 H, kini dialihfungsikan untuk Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mengantisipasi arus balik pasca Lebaran dan menjamin keamanan serta kelancaran lalu lintas bagi masyarakat.| HS, radarkeadilan.com

Menurut AKBP Eko Rubiyanto, akhir pekan diprediksi menjadi momen puncak arus balik, sehingga kehadiran personel di lapangan masih sangat dibutuhkan untuk memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal.

Selain melakukan pengaturan lalu lintas yang terstruktur, petugas juga memberikan berbagai layanan kepada masyarakat, mulai dari bantuan informasi perjalanan, pengamanan di jalur rawan kecelakaan, hingga respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).