Program Cetak Sawah PSN di Muba Disorot: Lahan Terbuka Luas, Namun Belum Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Program Cetak Sawah PSN di Muba Disorot: Lahan Terbuka Luas, Namun Belum Berdampak Nyata bagi Masyarakat

“Daerah tidak boleh hanya menjadi penonton. Apabila ditemukan kendala, progres yang lambat, atau lahan yang tidak produktif, pemerintah daerah dan DPRD harus berani bersuara, melakukan evaluasi mendalam, serta berkomunikasi aktif dengan pemerintah pusat dan pelaksana program untuk mencari solusi terbaik. Keberhasilan program ini menjadi tanggung jawab bersama, karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat di Musi Banyuasin,” tambahnya.

Selain persoalan keterlambatan pemanfaatan lahan, AJ-PENA juga menyoroti dampak kebijakan efisiensi anggaran dan penyesuaian transfer ke daerah.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"

Kebijakan ini dinilai berpotensi melemahkan kemampuan pemerintah daerah dalam memberikan dukungan teknis maupun operasional demi keberhasilan program strategis nasional.

Menurutnya, dukungan pusat kepada daerah harus seimbang; jika daerah diminta mendukung pelaksanaan program, maka pusat juga harus memberikan keberpihakan yang jelas dan transparansi terkait kendala yang dihadapi.

“Pemerintah pusat maupun daerah wajib terbuka kepada publik mengenai hambatan yang terjadi. Tidak ada alasan untuk menyembunyikan fakta, karena program ini milik rakyat. Kami mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh progres cetak sawah di Kecamatan Lais. Evaluasi harus memastikan lahan yang sudah dibuka benar-benar produktif, memiliki sistem pengelolaan yang jelas, serta tidak berpotensi menjadi lahan terbengkalai yang sia-sia,” ujar Megat.

AJ-PENA menegaskan kembali bahwa program strategis nasional tidak boleh sekadar menjadi seremonial atau pencapaian administratif di atas kertas.

Keberhasilan program harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat, ketersediaan pangan yang terjamin, serta peningkatan taraf hidup warga sekitar lokasi proyek.

“Ketahanan pangan tidak dibangun hanya dengan membuka lahan, melainkan dengan keseriusan pelaksanaan, pengawasan yang ketat, dan keberpihakan mutlak pada kepentingan rakyat. Jangan sampai program besar ini hanya terlihat indah di laporan, namun kosong manfaatnya di lapangan. Kami akan terus memantau perkembangannya hingga masyarakat benar-benar merasakan hasilnya,” pungkas Megat Alang.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan oleh tim redaksi(*/Desi/Tim)