“Pemerintah daerah menjembatani antara kebutuhan tenaga kerja dan ketersediaan tenaga kerja lokal. Tujuannya jelas: menciptakan masyarakat yang mandiri dan menekan angka pengangguran secara signifikan,” tegasnya.
Pimpinan LKP Inspirasi Fashion, Inti Fitasari, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan oleh pemerintah daerah, mulai dari pembinaan hingga fasilitasi kemitraan dengan dunia usaha.
Ia menjelaskan bahwa program ini telah berjalan sejak tahun 2017, dan pada tahun 2026 penyaluran tenaga kerja direncanakan dilakukan sebanyak tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami berperan sebagai jembatan agar putra-putri daerah memiliki keahlian yang diakui dan kesempatan bekerja yang nyata. Setiap peserta dibekali pengetahuan teknis dan sikap kerja yang baik agar dapat berkembang di tempat kerja nanti,” jelasnya.
Para peserta menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan.
Mereka berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal meningkatkan taraf hidup keluarga dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan pelaku usaha menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, semakin banyak warga yang memiliki akses pekerjaan dan peluang membangun masa depan yang lebih baik.
Program ini menegaskan komitmen bersama untuk terus berinvestasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga setiap warga mampu bersaing dan mendapatkan kehidupan yang lebih layak. (*/Untung)














