“Kesiapsiagaan menyeluruh dari setiap unsur menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi Karhutla. Sinergi dan koordinasi yang padu menjamin setiap kejadian dapat ditangani secara cepat, tepat, dan efektif, sehingga dampak buruk asap dan kerusakan lingkungan dapat kita tekan seminimal mungkin,” tegas Mayor Jauhari.
Melalui pelaksanaan apel dan simulasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan semakin matang dalam memahami peran dan tugas masing-masing.
Hal ini bertujuan agar upaya perlindungan keselamatan masyarakat serta pelestarian lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Ogan Ilir dapat berjalan secara optimal, terukur, dan mampu menjawab tantangan bencana secara nyata. (*/Pendim0402OKI-OI/HS)






