Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Sebuah tragedi penembakan menggemparkan Desa Sungai Jeruju, Kecamatan Cengal, Ogan Komering Ilir (OKI).
K (40), seorang warga setempat, tewas ditembak oleh temannya sendiri, Maharani alias Rani (34), hanya karena dendam akibat pinjaman uang Rp100.000 yang ditolak.
Bupati OKI, H. Muchendi, menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban dan mengapresiasi kinerja cepat jajaran Polres OKI yang berhasil menangkap pelaku dalam hitungan jam.
“Kami turut berduka cita atas kejadian tragis ini. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan. Terima kasih kepada Kapolres dan seluruh jajaran Polres OKI atas tindakan cepat, profesional, dan tegas dalam menangani kasus ini,” ujar Bupati Muchendi pada Senin (6/10/2025).
Ajakan untuk Musyawarah dan Mufakat
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran agar tidak terulang di kemudian hari.
“Kita semua tentu punya masalah, tapi jangan menyelesaikannya dengan kekerasan. Gunakan jalan musyawarah, mufakat, dan saling menghormati. Jangan sampai karena emosi sesaat, nyawa menjadi korban. Menjaga ketertiban bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau kepolisian saja, tapi tanggung jawab kita semua,” tegas Bupati.
Warga Didorong Aktif Jaga Kondusifitas
Bupati OKI menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah dan aparat penegak hukum, melainkan seluruh elemen masyarakat.












