PALI, Radar Keadilan – Kualitas udara di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus mengalami perbaikan. Kabut asap yang selama beberapa hari menyelimuti wilayah Bumi Serepat Serasan kini semakin menipis.
Membaiknya kondisi tersebut membuat sejumlah orang tua murid meminta Dinas Pendidikan setempat segera menghentikan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan mengembalikan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah.
Saat ini, sekolah tingkat dasar dan menengah pertama di wilayah PALI masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh sebagai langkah pencegahan penyebaran Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan.
Irna, orang tua siswa kelas 1 SD di Kecamatan Talang Ubi, menyatakan kebijakan PJJ memang merupakan bukti kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat.
Namun, seiring membaiknya kualitas udara, ia berharap sekolah tatap muka segera diberlakukan kembali.
“Kebijakan PJJ memang bukti nyata pemerintah sangat memperhatikan kesehatan rakyatnya, namun hal itu diterapkan saat keadaan darurat seperti saat kabut asap sangat pekat. Karena asap sudah menipis, kami minta segera diberlakukan pembelajaran secara tatap muka,” ujar Irna, Selasa (20 Oktober 2026).
Hal senada disampaikan Abdul Rozak, warga PALI lainnya yang juga memiliki anak usia sekolah dasar.






