Kolaborasi antara pemerintah daerah, Kejaksaan Negeri Ogan Ilir, Yayasan PIDUA, BERUMA, pemerintah desa, dan masyarakat menunjukkan bahwa semangat berbagi dapat berjalan lebih luas dan bermakna ketika dilakukan bersama-sama.
Kehadiran unsur pemerintah dan aparat penegak hukum juga menjadi wujud komitmen untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat, mendengar aspirasi, dan memperkuat komunikasi di tingkat akar rumput.
Penyaluran daging qurban secara langsung dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama kelompok yang membutuhkan, sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial tidak terhenti pada hari raya, melainkan harus terus hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang berlangsung di Madrasah PIDUA ini mendapat sambutan hangat dari seluruh lapisan masyarakat. Penyerahan simbolis daging qurban menjadi momen yang menyatukan berbagai elemen, menegaskan bahwa kekuatan sebuah daerah dibangun dari hubungan sosial yang harmonis dan rasa saling peduli antarwarga.
Semangat keikhlasan, gotong royong, dan solidaritas yang terpancar diharapkan terus tumbuh dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kehidupan sosial masyarakat Ogan Ilir.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, nilai-nilai luhur Iduladha diharapkan tetap menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat — menciptakan lingkungan yang semakin harmonis, peduli, dan penuh kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Ogan Ilir. (*/Rudi)






