Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Gerakan Pramuka tidak boleh berhenti hanya pada kegiatan seremonial.
Di tengah dinamika pembangunan dan perubahan zaman, organisasi ini harus bertransformasi menjadi ruang pembentukan karakter yang kokoh serta melahirkan generasi siap berkontribusi nyata bagi daerah.
Tegasan ini disampaikan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, Supriyanto, saat menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 Gerakan Pramuka di Halaman Kantor Bupati OKI, Rabu (13/8/2026).
Peringatan tersebut berlangsung bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peringatan Hari Pramuka dan momentum kemerdekaan, menurut Supriyanto, wajib menjadi sarana menghidupkan kembali kesadaran kebangsaan.
Kemerdekaan yang dirasakan saat ini merupakan buah dari perjuangan, persatuan, keberanian, dan pengorbanan para pendiri bangsa.
“Ini bukan sekadar apel seremonial, melainkan momentum bagi kita semua untuk kembali menghayati makna kemerdekaan sekaligus meneguhkan semangat kebangsaan dalam diri setiap anggota Gerakan Pramuka.” — Wakil Bupati OKI, Supriyanto.
Delapan puluh satu tahun setelah proklamasi, bentuk perjuangan generasi muda telah bergeser.
Tidak lagi mengangkat senjata, melainkan mengisi kemerdekaan melalui karya, pengabdian, prestasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Dalam konteks tersebut, Gerakan Pramuka menempati posisi strategis.
Nilai luhur Tri Satya dan Dasa Darma harus diterjemahkan menjadi sikap hidup: disiplin, mandiri, bertanggung jawab, peduli sosial, serta mengutamakan semangat gotong royong.
“Gerakan Pramuka memiliki peran sangat penting dalam mempersiapkan kader generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi semangat gotong royong dan cinta tanah air.” — Wakil Bupati OKI, Supriyanto.
Supriyanto juga mengingatkan agar kemajuan teknologi dijadikan sarana memperluas wawasan dan meningkatkan produktivitas, bukan justru melunturkan jati diri bangsa.
Nilai-nilai Pancasila, persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air harus tetap menjadi pegangan teguh.
“Tunjukkan bahwa generasi muda Kabupaten OKI adalah generasi yang tangguh, berkarakter, berprestasi, dan siap menjadi pemimpin masa depan.” — Wakil Bupati OKI, Supriyanto.





