“Alhamdulillah, pelaku berhasil diamankan dari amuk massa yang sudah sangat emosi. Saat ini pelaku telah dibawa ke Polres Muba, setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan dan penanganan medis di RSUD Sekayu,” ujar IPTU Hutahean, mewakili Kapolsek Sungai Lilin.
Dalam proses penangkapan yang dramatis, Kapolsek AKP Jon Kenedi bahkan sempat digigit oleh pelaku di lengan dan paha kiri.
Kanit Reskrim Polsek Sungai Lilin juga mengalami luka robek di kaki akibat pergumulan dengan pelaku. Keduanya kini tengah menjalani perawatan medis.
Kasi Humas Polsek Sungai Lilin, IPTU Hutahean, menegaskan bahwa pelaku akan diperiksa oleh tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Sungai Lilin, Polsek Tungkal Jaya, serta Satreskrim Polres Muba.
Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk mendalami motif dan kronologi lengkap dari serangkaian peristiwa tragis ini.
“Langkah ini kami ambil agar proses penyidikan berjalan profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Muba mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing melakukan aksi main hakim sendiri dan mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Berkat gerak cepat aparat kepolisian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sungai Lilin dan Tungkal Jaya kini kembali kondusif.
Hingga saat ini, motif di balik serangkaian aksi penganiayaan brutal ini masih menjadi misteri.
Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.
Masyarakat pun menantikan keadilan ditegakkan seadil-adilnya. (*/Desi)









