“Keberagaman agama dan keyakinan mempersatukan kita dalam semangat gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air. Sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat sangat kami syukuri. Hari Bhayangkara ini menjadi refleksi untuk memperkuat komitmen Polri yang Presisi dan dicintai rakyat,” tegas AKBP Anggaito.
Perwakilan Bupati Sukoharjo mengapresiasi acara ini dan menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan.
“Doa lintas agama ini mewujudkan semangat kebersamaan dan toleransi. Semoga sinergitas ini semakin kokoh mendukung tugas Polri,” ujar RM. Suseno Wijayanto.
Ketua FKUB Kabupaten Sukoharjo menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan simbol komitmen bersama untuk menjaga kerukunan umat beragama dan keharmonisan sosial.
“Kedamaian dan keamanan adalah anugerah yang harus dijaga bersama. FKUB siap menjadi jembatan antarumat beragama untuk memastikan kehidupan yang damai dan harmonis di Sukoharjo,” kata H. Zainul Abas.
Doa lintas agama ini menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79, memperkuat peran Polri dalam mempererat hubungan sosial dan membangun pondasi spiritual dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. (*/Gun)














