Ia berpesan agar para atlet bertanding dengan semangat juang, kedisiplinan, dan menjaga sportivitas di setiap pertandingan.
“Keikutsertaan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana berharga untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding guna meraih prestasi yang membanggakan Musi Banyuasin,” ujar Bupati H. Toha.
Bupati juga menegaskan bahwa pembinaan olahraga pelajar harus berjalan berkelanjutan. Potensi generasi muda di bidang olahraga perlu terus didukung melalui pembinaan terarah, pendampingan yang konsisten, dan kesempatan berkompetisi yang luas, guna melahirkan atlet berprestasi yang mampu bersaing di jenjang yang lebih tinggi.
POPDA XVIII Tahun 2026 berlangsung selama enam hari, mulai 2 hingga 7 November 2026, dengan memperlombakan sembilan cabang olahraga, yaitu atletik, bulu tangkis, tinju, pencak silat, wushu, tenis lapangan, panjat tebing, senam, dan taekwondo.
Kabupaten Musi Banyuasin mengirimkan kontingen berjumlah 162 orang, terdiri dari 103 atlet, 24 pelatih, 10 ofisial, dan 25 personel tim pendukung.
Keikutsertaan ini merupakan bagian nyata dari komitmen daerah dalam membina dan mengembangkan olahraga pelajar, sekaligus membuka ruang bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di pesta olahraga tingkat provinsi.
Semangat dan persiapan matang diharapkan membawa seluruh kontingen Muba tampil maksimal, menjaga kekompakan tim, dan mengukir prestasi gemilang dengan menjunjung tinggi sportivitas yang menjadi ciri khas atlet daerah. (*/Desi)









