Koordinasi yang baik antara petugas dan pihak SPBU diharapkan dapat mencegah kemacetan serupa terulang.
“Kami minta pihak SPBU memberikan informasi yang jelas dan membantu mengatur kendaraan yang mengantre. Jangan sampai antrean meluas ke badan jalan hingga mengganggu pengguna jalan lain,” tegas IPTU Hutahean.
Kapolres juga mengingatkan para sopir truk dan kendaraan pribadi agar tidak berhenti sembarangan dan tetap tertib selama mengantre.
Petugas juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya disiplin berlalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, terutama di kawasan SPBU yang padat aktivitas.
Aksi sigap Kapolres Muba ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Sofyan, seorang warga yang melintas, mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Kami sangat berterima kasih. Biasanya kalau macet begini bisa lama sekali, tapi tadi Pak Kapolres langsung turun tangan, jadi cepat terurai,” tuturnya.
Tindakan Kapolres Muba ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan polisi bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga kehadiran dan kepedulian di tengah masyarakat.
Polres Musi Banyuasin menegaskan komitmennya dalam menjaga Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) di wilayah hukumnya.
Kehadiran Kapolres di lapangan bukan sekadar simbol, melainkan wujud pengabdian dan ketulusan Polri dalam melayani rakyat. (*/Desi)









