“Kami menyadari bahwa mengungkap kasus di Kabupaten OKI bukan hal yang mudah, terutama kasus narkoba yang merupakan kejahatan luar biasa, mengingat luas wilayah yang cukup besar,” ujarnya.
Muchendi menambahkan, “Alhamdulillah, hari ini Kejaksaan Negeri Kabupaten OKI telah menyelesaikan salah satu tugasnya dengan memusnahkan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Kami mengucapkan terima kasih atas upaya dan kerja keras seluruh unsur aparat penegak hukum serta semua pihak yang hadir.”
Fokus pada Pencegahan:
Muchendi berharap upaya pemberantasan kejahatan tidak hanya berhenti pada penindakan, tetapi juga menyasar pencegahan.
“Kita tidak hanya berhenti pada penindakan semata, tetapi juga harus ada langkah-langkah edukatif, khususnya terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Pemerintah Kabupaten OKI bersama aparat penegak hukum terus mendorong upaya pencegahan melalui edukasi ke masyarakat, terutama generasi muda.
“Upaya pencegahan ini diharapkan dapat menjangkau sekolah-sekolah, yang menjadi kewenangan pemerintah daerah,” pungkasnya.
Dengan pemusnahan barang bukti ini, Kejari OKI mengirimkan pesan jelas bahwa tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di Bumi Bende Seguguk.
Sinergi antara penegak hukum dan pemerintah daerah terus diperkuat demi menciptakan OKI yang aman dan sehat. (*/Red)














