“Makna hijrah yang diajarkan dan dicontohkan Rasulullah SAW bukan sekadar berpindah tempat tinggal atau wilayah, melainkan perubahan sikap dan perilaku dari keadaan yang kurang baik menjadi jauh lebih baik. Hijrah sejati adalah kemampuan diri untuk memperbaiki watak, memperhalus budi pekerti, dan meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari‑hari,” tegas Bupati Teddy Meilwansyah di hadapan ribuan peserta dan warga yang hadir.
Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi‑tingginya kepada pengurus BKPRMI, BKMT, panitia pelaksana, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja keras dan mendukung penuh keberhasilan kegiatan tersebut.
Berdasarkan pemantauan di lokasi, peserta telah memadati kawasan Taman Kota sejak pagi hari. Pawai carriedan berjalan kaki bergerak melalui rute yang telah ditetapkan:
dimulai dari Taman Kota, menuju panggung kehormatan di depan Rumah Dinas Bupati, melintasi kawasan Stasiun Baturaja dan Jembatan Ogan I, hingga kembali ke titik akhir di Taman Kota Baturaja dalam suasana tertib, aman, dan penuh kekeluargaan.
Turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten OKU, Alva Setiawan, S.ST., M.PSDA., Pasi Intel Kodim 0403/OKU Kapten Inf. Mazani, Kapolsek Baturaja Timur AKP Toni Zainudin, Ketua TP PKK Kabupaten OKU Hj. Zwesty Karenia Teddy, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) OKU Rosari Indah Alva, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Peringatan Tahun Baru Islam ini menjadi bukti nyata persatuan dan kebersamaan warga Kabupaten OKU dalam menjaga kerukunan, memperkuat nilai keagamaan, serta melangkah bersama menuju masa depan yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.
Semangat hijrah yang digelorakan diharapkan tidak hanya menjadi seruan sesaat, melainkan menjadi gerakan nyata yang melekat dalam keseharian setiap warga demi kemajuan daerah yang dicintai ini. (*/Untung)









