Domino tidak lagi dipandang sekadar sebagai permainan pengisi waktu luang atau hiburan semata, melainkan telah berevolusi menjadi cabang olahraga prestasi yang diakui.

“Domino kini telah bertransformasi menjadi cabang olahraga prestasi. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya melahirkan atlet-atlet berbakat yang mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi serta menjaga persatuan dan kesatuan,” ujar Aminuddin.
Semangat ini diharapkan dapat terus digelorakan demi mendukung visi besar daerah untuk mewujudkan Banyuasin yang Bangkit, Adil, dan Sejahtera.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Banyuasin, Sirajuddin, S.Sos., M.Si., serta para pengurus ORADO dan peserta turnamen. (*/Sangkut)








