Selain itu, angka kemiskinan turun dari 13,89 persen menjadi 12,67 persen dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 67,01 menjadi 71,92.
Namun, Ratna mengakui masih terdapat tantangan dalam pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan di kawasan hutan yang terkendala perizinan dan keterbatasan anggaran, sehingga mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi.

Sementara itu, Gubernur Herman Deru memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan Musi Rawas sebagai salah satu kabupaten tertua di Sumatera Selatan yang tumbuh cukup pesat.
Ia menilai berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren yang sangat positif.
“Saya yakin angka kemiskinan di Musi Rawas bisa ditekan hingga satu digit. Namun, perlu perbaikan data oleh dinas terkait dan BPS agar lebih akurat,” tegas Herman Deru.
Gubernur juga menekankan pentingnya pembangunan yang dilakukan secara bertahap dan terukur sesuai skala prioritas, mengingat luas wilayah Musi Rawas yang mencapai lebih dari 6.000 kilometer persegi.

Dengan sinergi dan semangat yang terus terjaga, ia optimistis Musi Rawas akan semakin maju dan mampu mencapai target pembangunan yang telah direncanakan. (*/SMSI Musi Rawas)









