Pembangunan PSEL Bali Resmi Dimulai, PLN Dukung Penuh Transformasi Sampah Menjadi Energi Listrik Nasional

Pembangunan PSEL Bali Resmi Dimulai, PLN Dukung Penuh Transformasi Sampah Menjadi Energi Listrik Nasional

Spread the love
         
 
  
                 
   

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menambahkan bahwa kehadiran PSEL mengubah pandangan sampah dari sekadar beban menjadi sumber nilai tambah yang berkelanjutan.

“Pengelolaan sampah menjadi energi adalah wujud transformasi yang nyata. Melalui kolaborasi lintas pihak, sampah kini dapat diubah menjadi energi bersih. PLN siap menyerap seluruh listrik yang dihasilkan ke dalam sistem kelistrikan nasional secara andal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegas Darmawan.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"

Fasilitas PSEL Bali dirancang dengan kapasitas pengolahan sampah mencapai 1.200 hingga 1.650 ton per hari, dengan potensi pembangkitan listrik hingga 30 megawatt.

Proyek ini menjadi bagian dari rencana pengembangan serupa di 11 lokasi se-Indonesia, yang secara keseluruhan mampu mengolah hingga 14.928 ton sampah setiap hari dan menghasilkan kapasitas listrik mencapai 310,3 MW.

Pengembangan PSEL di berbagai wilayah akan menjadi landasan pengelolaan sampah nasional yang modern dan berkelanjutan.

Dukungan penuh PLN memastikan setiap energi bersih yang dihasilkan dapat disalurkan dengan baik, mewujudkan lingkungan yang bersih sekaligus ketersediaan pasokan listrik yang andal demi kemajuan bangsa. (*/Darma) 

Narahubung
Gregorius Adi Trianto
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN
Telepon: 021 7261122 | Faksimile: 021 7227059

Sekilas Tentang PLN
PT PLN (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang kelistrikan, berkomitmen terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik.

PLN menjalankan Transformasi 2.0 dengan visi menjadi perusahaan global kelas dunia serta mitra energi pilihan utama, melalui pengembangan usaha, digitalisasi menyeluruh, transisi energi menuju emisi nol bersih, dan pembangunan sumber daya manusia yang berkelas dunia.