Tindakan ini diharapkan memperkuat kemandirian fiskal daerah dan memastikan penerimaan berjalan optimal sejak awal tahun anggaran.
Acara tersebut menyasar sejumlah perusahaan strategis, antara lain PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Transportasi Gas Indonesia, dan PT Hutama Karya (Persero).
“Ini langkah proaktif agar penerimaan daerah berjalan optimal sejak awal tahun anggaran,” tegas Noor Yosept Zaath.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen terkait penguatan PAD di tengah tantangan fiskal yang dihadapi tingkat nasional.
Bupati Musi Banyuasin mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan BPPRD, yang dinilai mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keuangan dan mendukung program pembangunan.
“Percepatan penyampaian SPPT PBB kepada wajib pajak strategis menunjukkan komitmen kuat dalam mengoptimalkan PAD sejak awal tahun,” ucap Bupati.
Ia berharap langkah inovatif ini dapat diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayahnya, agar pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik kepada masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.









