Pendopo Bupati OKI Jadi Simbol Perdamaian: Dandim 0402/OKI-OI dan Tokoh Masyarakat Bersatu Akhiri Konflik

Pendopo Bupati OKI Jadi Simbol Perdamaian: Dandim 0402/OKI-OI dan Tokoh Masyarakat Bersatu Akhiri Konflik

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Suasana penuh kehangatan dan semangat persatuan terpancar di Pendopo Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) saat Dandim 0402/OKI-OI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., menghadiri acara silaturahmi bersama Bupati OKI, unsur Forkopimda, pejabat TNI–Polri, dunia usaha, serta tokoh masyarakat Kabupaten OKI.

Momen ini menjadi tonggak sejarah dengan disahkannya perdamaian antara oknum anggota Brigif 8/Garuda Cakti dan Kepala Desa Cahya Bumi, Komarudin, S.E., M.M., yang sebelumnya sempat terlibat perselisihan.

Acara yang dipimpin langsung oleh Bupati Ogan Komering Ilir, H. Muchendi Mahzareki, S.E., M.Si., ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan, mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga harmoni di tengah masyarakat.

Dandim Sampaikan Permohonan Maaf Tulus

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0402/OKI-OI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas nama pribadi dan institusi TNI atas insiden yang terjadi.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah OKI.

Dandim 0402/OKI-OI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., menyampaikan sambutan dalam kegiatan silaturahmi bersama unsur Forkopimda, pejabat TNI–Polri, dunia usaha, dan tokoh masyarakat Kabupaten OKI, yang menjadi momentum pengesahan perdamaian antara oknum anggota Brigif 8/Garuda Cakti dan Kepala Desa Cahya Bumi./radarkeadilan.com

“Kami sangat mengapresiasi semangat damai yang ditunjukkan oleh kedua belah pihak. Perdamaian ini bukan hanya menyelesaikan persoalan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antara TNI dengan masyarakat,” ujar Dandim dengan penuh ketulusan.

Bupati OKI Tekankan Pentingnya Musyawarah

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, turut menekankan pentingnya penyelesaian masalah secara musyawarah demi menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.