PLN Ajak Masyarakat Gunakan PLN Mobile: Jaga Keandalan Pasokan Listrik dan Cegah Kerusakan Jaringan di Sumsel, Jambi, Bengkulu

PLN Ajak Masyarakat Gunakan PLN Mobile: Jaga Keandalan Pasokan Listrik dan Cegah Kerusakan Jaringan di Sumsel, Jambi, Bengkulu

Palembang, Radar Keadilan Menjamin keandalan pasokan listrik sekaligus mengamankan infrastruktur kelistrikan menjadi prioritas utama PT PLN (Persero) di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu.

Melalui Unit Induk Distribusi S2JB, perseroan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif melaporkan gangguan maupun aktivitas yang berpotensi merusak jaringan, terutama melalui fitur dan layanan dalam aplikasi PLN Mobile.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"

Kepala Bidang Humas PLN UID S2JB, Iwan Arissetyadhi, menjelaskan bahwa pemeliharaan rutin jaringan terus dilaksanakan untuk menjaga ketersediaan pasokan serta menjamin keselamatan publik.

Salah satu penyebab gangguan yang paling sering terjadi adalah keberadaan tanaman atau pohon yang tumbuh terlalu dekat dengan jalur penghantar listrik.

Oleh sebab itu, tim teknis secara terjadwal melakukan pemangkasan guna menyingkirkan potensi bahaya dan mencegah gangguan operasional.

“Pemeliharaan dan pembersihan jalur jaringan kami laksanakan secara teratur demi menjamin keselamatan serta keandalan pasokan. Apabila terdapat vegetasi yang berdekatan dengan jaringan, kami sangat mengharapkan dukungan masyarakat terhadap kegiatan pemangkasan yang dilakukan petugas resmi,” ujar Iwan dalam pernyataannya kepada awak media pada Kamis, 10 Juni 2026.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa sebagian gangguan bersifat sementara dan dapat segera dipulihkan melalui pengaturan operasi jaringan.

Namun, penanganan memerlukan waktu lebih lama jika kerusakan bersifat ekstensif—seperti saat ranting besar atau pohon tumbang menimpa kabel dan peralatan utama.

“Gangguan ringan biasanya dapat segera kami pulihkan. Akan tetapi jika terdapat benturan langsung akibat tumbangnya pohon atau cabang besar, proses perbaikan membutuhkan waktu dan penanganan teknis lebih mendalam,” tambahnya.

Selain hambatan akibat faktor alam dan cuaca, PLN juga menghadapi tantangan serius berupa pencurian kabel serta perusakan fasilitas kelistrikan yang disengaja.

Kondisi ini dinilai sebagai masalah bersama karena dampaknya dirasakan langsung oleh seluruh pengguna listrik.

“Seluruh fasilitas dan jaringan merupakan aset publik yang wajib dijaga bersama. Tindakan pencurian atau perusakan memaksa kami melakukan perbaikan darurat, yang pada akhirnya mengganggu pelayanan dan merugikan kepentingan umum,” tegasnya.

Untuk menanggulangi hal tersebut, masyarakat diimbau untuk turut menjaga keamanan infrastruktur serta segera melaporkan segala aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi merugikan di sekitar lokasi jaringan.

Saluran resmi yang dapat digunakan adalah nomor layanan 123 maupun fitur pelaporan di dalam aplikasi PLN Mobile. Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat oleh tim yang berwenang.

PLN UID S2JB berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keandalan sistem kelistrikan. Sinergi yang kuat antara penyedia layanan dan masyarakat merupakan kunci utama agar pasokan listrik di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu tetap stabil, aman, dan andal untuk mendukung berbagai aktivitas kehidupan sehari‑hari maupun kegiatan pembangunan daerah(*/Andrian)