Progres Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Dabuk Capai 34,25 Persen, Targetkan Perluas Akses Ekonomi Masyarakat

Progres Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Dabuk Capai 34,25 Persen, Targetkan Perluas Akses Ekonomi Masyarakat

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Dabuk dilanjutkan secara penuh setelah jeda perayaan Idul Fitri, dengan fokus pada percepatan pekerjaan sambil memastikan kualitas konstruksi yang optimal.

Personel militer dan masyarakat bekerja bersama dalam tahap pengaturan konstruksi bangunan di wilayah pemukiman, dengan memperhatikan setiap detail rangka dan material yang digunakan untuk memastikan struktur yang kokoh dan bermanfaat bagi kehidupan warga sekitar.| HS, radarkeadilan.com

Proyek strategis ini bertujuan memperlancar akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar, dengan progres yang telah dicapai mencapai 34,25 persen.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"

Pekerjaan yang berlangsung secara terencana memfokuskan aktivitas pada proses pabrikasi baja serta peneguhan begesting pondasi floorplate untuk tiang tambahan.

Setiap tahapan pelaksanaan dikerjakan dengan standar kualitas yang ketat, sebagai hasil kerja maksimal dari personel yang bertugas di lapangan.

“Setelah perayaan Idul Fitri, kegiatan pembangunan kembali dilanjutkan dengan fokus pada proses pabrikasi baja serta peneguhan begesting pondasi floorplate untuk tiang tambahan,” jelas pejabat Kodim yang menangani proyek.

Pembangunan struktur konstruksi berlanjut di wilayah pemukiman masyarakat, dengan fokus pada pembuatan pondasi dan rangka konstruksi yang kokoh. Personel bersinergi untuk menyelesaikan tahapan kerja dengan memperhatikan kualitas dan ketahanan bangunan, mendukung peningkatan fasilitas bagi warga sekitar.| HS, radarkeadilan.com

Pelaksanaan pekerjaan menghadapi kendala alam berupa kenaikan debit air sungai akibat curah hujan yang tidak stabil dalam beberapa waktu terakhir.

Ketinggian air tercatat meningkat hingga 100 cm dari titik air surut, sehingga membutuhkan penyesuaian jadwal dan metode kerja untuk menjaga kelancaran proses.