“Proyek yang menggunakan uang rakyat seharusnya dikelola secara terbuka, jelas rinciannya, dan mudah dipantau. Kami berhak mengetahui apa yang sedang dibangun, berapa nilainya, dan siapa yang bertanggung jawab penuh atas pekerjaan ini agar terjamin kualitasnya,” ungkap salah satu warga sekitar yang memantau langsung kegiatan pembangunan tersebut.
Masyarakat setempat pun menyampaikan harapan agar instansi pembina terkait, khususnya Dinas Bina Marga atau instansi yang membidangi urusan jalan di tingkat provinsi, segera melakukan peninjauan dan pemeriksaan langsung ke lokasi.
Langkah ini dinilai sangat penting guna memastikan seluruh rangkaian pekerjaan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan, spesifikasi teknis yang ditetapkan, serta berpedoman pada prinsip akuntabilitas, profesionalitas, dan transparansi yang tinggi.
Hingga berita ini diterbitkan, baik pihak manajemen PT Sriwijaya Perkasa Abadi maupun instansi pemerintah terkait belum memberikan tanggapan atau keterangan resmi mengenai ketidaksesuaian pelaksanaan proyek yang terjadi di ruas jalan wilayah Desa Sukarami tersebut.
Masyarakat berharap pengawasan terhadap seluruh proyek infrastruktur pemerintah terus diperkuat dan diperketat di setiap tahapan pelaksanaannya.
Hal ini dilakukan bukan hanya demi menjaga mutu dan kualitas hasil pembangunan, melainkan juga untuk menjamin bahwa setiap rupiah anggaran negara digunakan secara tepat, sah, dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat luas.
Ketegasan penerapan aturan dalam setiap proyek publik menjadi kunci utama agar kepercayaan masyarakat terhadap pembangunan yang dilaksanakan pemerintah tetap terjaga dengan baik. (*/Desi)








