Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir menggelar Rapat Paripurna Kedua Masa Sidang I Tahun Sidang 2026–2027 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten OKI ke-81, di Ruang Rapat Paripurna DPRD OKI, Senin (12/10/2026).
Mengusung tema “Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua”, peringatan tahun ini berlangsung khidmat dan sederhana — tanpa kemeriahan hiburan — sebagai wujud kepedulian dan fokus seluruh elemen masyarakat terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan yang masih berlangsung di wilayah OKI.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD OKI, Farid Hadi Sasongko, dan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, anggota DPR RI, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten, para kepala daerah se-Sumatera Selatan, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, kepala Organisasi Perangkat Daerah, camat, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para insan pers yang bertugas di Kabupaten OKI.
Dalam sambutannya, Farid Hadi Sasongko menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir.
Menurutnya, kehadiran para pejabat dan tokoh lintas sektor menjadi motivasi bagi lembaga legislatif untuk terus menjalankan mandat konstitusionalnya demi kemajuan daerah.
“Atas nama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Herman Deru dan seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian menjadi motivasi bagi kami dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk kemajuan Kabupaten OKI yang kita cintai bersama,” ujar Farid.
Ia menegaskan, peringatan Hari Jadi ke-81 bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mengenang sejarah perjuangan daerah, mengevaluasi capaian pembangunan, serta memperkuat komitmen kolektif menuju masa depan yang lebih baik.
Selama dua tahun terakhir periode 2024–2029, DPRD OKI telah menetapkan lima peraturan daerah, baik usulan eksekutif maupun legislatif, serta menyusun arah prioritas pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun ke depan.
“Kami menyadari masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Karena itu, kami terus berharap terjalin sinergi yang erat antar seluruh pemangku kepentingan agar kemajuan dan kesejahteraan masyarakat OKI dapat tercapai secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, S.E., M.Si., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan, khususnya Gubernur Herman Deru yang sebelumnya telah turun langsung memantau penanganan karhutla dan bermalam di Desa Jungkal, Kecamatan Pampangan, guna memotivasi para petugas di lapangan.
Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.
“Atas peristiwa karhutla ini, saya selaku Bupati Ogan Komering Ilir menyatakan bertanggung jawab dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak,” ungkap Muchendi.
Ia menjelaskan bahwa sejak dini, OKI telah menetapkan status siaga karhutla dan mengerahkan lebih dari 810 personel yang bekerja bersama Masyarakat Peduli Api, TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, serta relawan mahasiswa dalam upaya pencegahan dan pemadaman.
Luasnya kawasan gambut yang mencapai 809.274 hektar atau sekitar 47 persen dari total wilayah kabupaten menjadi tantangan tersendiri yang membutuhkan dukungan lintas pihak.





