Pemulihan akses ini membuka kembali jalur distribusi hasil bumi, kelancaran perjalanan pelajar, serta kemudahan akses fasilitas kesehatan, berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan kualitas hidup warga desa.
Kapolres Ogan Komering Ilir AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan peringatan Hari Bhayangkara harus dimaknai sebagai momentum kerja nyata, bukan sekadar seremonial.
“Semarak Hari Bhayangkara ke-80 kami wujudkan lewat karya yang manfaatnya terasa langsung oleh masyarakat. Program Jembatan Merah Putih ini adalah bentuk dukungan Polri terhadap keterhubungan wilayah dan kesejahteraan warga. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut berperan membangun dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegas AKBP Eko Rubiyanto.
Sementara itu, Kapolsek Pampangan AKP Hendri Permana mengapresiasi semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama percepatan pekerjaan.
“Sinergi erat antara kepolisian, Brimob, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Hingga sore hari kemajuan pekerjaan sudah mencapai separuh jalan. Kami optimis jembatan ini segera selesai dan dapat digunakan kembali oleh seluruh masyarakat dengan rasa aman dan nyaman,” ungkap AKP Hendri Permana.

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan program ini sebagai simbol nyata pengabdian institusi.
“Jembatan Merah Putih di Desa Jermun bukan sekadar struktur penghubung fisik, melainkan bukti kehadiran negara melalui Polri yang senantiasa berupaya memberi manfaat nyata. Sesuai arahan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., setiap personel wajib mampu menjawab pertanyaan sederhana namun mendalam: ‘Sudahkah kita berbuat baik hari ini?’. Melalui langkah konkret seperti inilah nilai-nilai pengabdian itu dihadirkan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Polda Sumatera Selatan memastikan rangkaian kegiatan Bulan Bakti Bhayangkara ke-80 akan terus digelar di seluruh wilayah hukum, meliputi beragam aksi sosial, kemanusiaan, dan pembangunan infrastruktur.
Lewat semangat pengabdian tanpa batas ini, Polri bertekad mempererat ikatan batin dengan masyarakat sekaligus turut mengakselerasi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan merata hingga ke pelosok desa. (*/HS)










