Meskipun demikian, seluruh pihak berkomitmen mempercepat proses tersebut agar target penyelesaian dapat dicapai.
Bupati Muba mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan mengawal proses pembangunan jembatan ini secara bersama-sama.
Ia menekankan bahwa revitalisasi ini bukan sekadar membangun ulang jembatan secara fisik, melainkan juga upaya untuk memulihkan kualitas hidup dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Lalan secara menyeluruh.
Pemerintah daerah akan terus mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai standar teknis, aman, dan berkualitas.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menargetkan proyek ini dapat rampung dalam waktu 6 bulan ke depan.
Ia menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya dalam menjaga keamanan serta mendukung kelancaran proyek.
“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang bagaimana kita menjaga keselamatan, memulihkan perekonomian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari Kementerian Republik Indonesia sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan revitalisasi Jembatan P6 dapat berjalan lancar, tepat waktu, serta memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Kecamatan Lalan dan sekitarnya. (Desi)











