
Tim yang dipimpin Dirpolairud Polda Sumsel Kombes Pol Heru Agung Nugroho, S.I.K. melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap lokasi, memastikan keamanan jalur perairan, serta mengamankan area sekitar untuk mencegah insiden tambahan.
Aparat juga menjalankan penyelidikan awal untuk menentukan faktor penyebab pasti kecelakaan. Berdasarkan informasi sementara, gelombang besar yang terjadi pada pagi hari diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan kejadian.
Perairan Muara Telang merupakan jalur transportasi air strategis bagi masyarakat pesisir Banyuasin, digunakan sebagai jalur mobilitas sehari-hari serta penghubung aktivitas ekonomi wilayah pesisir dan daerah aliran sungai Sumatera Selatan.
Aktivitas transportasi di sekitar lokasi sempat terganggu sebelum situasi kembali terkendali setelah aparat melakukan pengamanan dan penataan ulang jalur.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban.
“Kami turut berduka cita atas kehilangan nyawa dalam insiden ini. Personel Polairud Polda Sumsel telah ditempatkan di lokasi untuk memastikan situasi perairan aman dan seluruh proses penanganan berjalan sesuai prosedur,” ujar Kombes Pol Nandang.
Ia juga memberikan teguran serta imbauan kepada seluruh operator transportasi air dan masyarakat pengguna jalur perairan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan pelayaran.
“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama yang tidak dapat dikompromikan. Kami mengimbau seluruh pengelola transportasi air untuk mematuhi standar keselamatan pelayaran secara ketat, terutama pada kondisi alam yang tidak mendukung,” tegasnya.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan di jalur transportasi air, sebagai upaya bersama untuk mencegah terjadinya korban jiwa dan kerusakan yang tidak perlu di masa mendatang. (*/Red)














