Jakarta, Radar Keadilan – Pertemuan bernuansa spiritual di kawasan Partukkoan, Pulau Samosir, Sumatera Utara, pada Jumat, 16 Oktober 2026, membawa pesan mendalam mengenai hubungan manusia dengan alam, sesama, serta pentingnya menjaga keseimbangan kehidupan.
Tokoh spiritual setempat, Oscar Habeahan, menyampaikan pengalaman batin yang ia yakini sebagai peringatan agar masyarakat senantiasa waspada dan menjauhi perilaku yang merusak lingkungan maupun sesama.
Pertemuan tersebut berlangsung saat empat jurnalis—James Tobing, Tubagus Adhi, Edison Siahaan, dan Dar Edi Yoga—melakukan perjalanan spiritual ke kawasan Danau Toba pada 16–18 Oktober 2026.
Dalam pertemuan itu, Oscar menyampaikan penglihatan batin yang ia yakini berkaitan dengan kemungkinan munculnya wabah.
Ia mengajak masyarakat tidak mengabaikan keseimbangan alam, menjauhi keserakahan, dan memperkuat kepedulian sosial.
Oscar juga menekankan pentingnya keberanian menyampaikan kebenaran dan membantu sesama dengan tulus tanpa mengharap imbalan.
Menyikapi penyampaian tersebut, Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia, Dar Edi Yoga, menegaskan bahwa pesan yang disampaikan dapat menjadi bahan refleksi dan pengingat yang berharga bagi masyarakat.
“Kita tidak boleh mengabaikan pesan yang disampaikan para leluhur. Kita harus tetap siap dan waspada. Ini menjadi pengingat agar manusia tidak terjebak dalam keserakahan dan belajar mensyukuri apa yang telah Tuhan berikan,” ujar Dar Edi Yoga dalam keterangannya yang diterima pada Minggu, 18 Oktober 2026.








