Wakil Gubernur Sumatera Selatan yang hadir pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi terhadap penampilan para petinju muda.
Ia menilai sejumlah peserta telah menunjukkan teknik yang baik dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut melalui pembinaan yang terarah dan berkesinambungan.
“Cara-cara tinjunya sudah hampir mirip. Ini harus terus dikembangkan dan dijalankan, supaya petinju di Sumatera Selatan ada yang bisa mewakili Sumatera Selatan,” ungkapnya.
Tetap Berjalan di Tengah Kabut Asap
Kejuaraan berlangsung di tengah kondisi kabut asap yang masih melanda wilayah Sumatera Selatan akibat kebakaran hutan dan lahan. Penyelenggara tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan setiap peserta.
Fajar menegaskan bahwa semangat olahraga tidak boleh padam, namun kesehatan peserta tetap menjadi prioritas utama.
“Kami ingin memperlihatkan bahwa di tengah kondisi cuaca ekstrem akibat karhutla, semangat olahraga tinju tetap ada. Masyarakat juga harus menjaga kesehatan, menggunakan masker, dan memperhatikan kondisi lingkungan,” jelasnya.
Penyelenggara senantiasa memantau kualitas udara selama kejuaraan berlangsung, mengingat aktivitas fisik intensif memerlukan penanganan khusus di tengah kondisi lingkungan yang kurang baik.
Fajar berharap kejuaraan serupa dapat digelar secara merata di berbagai kabupaten dan kota, sehingga pencarian bibit unggul tidak terpusat di satu daerah saja.
Kepengurusan baru Perbati Sumsel periode 2026–2030 dipimpin langsung oleh Fajar Febriansyah sebagai Ketua Umum, didampingi Kuanto sebagai Sekretaris, Ihsan Fajri sebagai Ketua Harian, dan Ferdian T. sebagai Bendahara.
Pelantikan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Perbati Pusat, Ray Zulham Farras Nugraha, melalui pesan yang disampaikan secara langsung.
Dengan keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan ini, Perbati Sumsel membuktikan bahwa sistem pembinaan berjenjang dan berkelanjutan adalah jalan yang tepat untuk melahirkan atlet tinju berkelas dunia.
Semangat ini diharapkan terus terjaga — tidak hanya di Palembang, tetapi di seluruh pelosok Sumatera Selatan — demi tercapainya cita-cita melahirkan atlet yang mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. (*/Andrian)






