Dengan tema The Workshop and Study Visit on Economi Herb Production and Propagation Management Throughout Value Chain Under IMT-GT, tiga delegasi ini berkunjung dan melihat langsung tanaman Laos Merah sekalian mempelajari cara budi daya Laos Merah yang terkenal ada di Desa Merah Mata, Kabupaten Banyuasin.
Dalam momen langka ini, Askolani menjelaskan bahwa pengolahan dan pengembangan Laos Merah masih terbatas di Banyuasin, masih dibudidayakan secara tradisional. Beliau juga berharap dengan adanya kunjungan 3 delegasi ini dapat memberikan peluang dalam pengembangan dan hilirisasi Laos Merah.
“Terima kasih atas kunjungan ke Kabupaten Banyuasin, semoga kita dapat bersama-sama dapat mengenalkan Laos Merah sampai ke kancah internasional,” tutup Askolani.
Sementara itu, Direktur Tumbuhan dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian, Republik Indonesia. Andi Muhammad Idil, SE, MM menyatakan bahwa 3 delegasi datang untuk belajar atas kesuksesan Kabupaten Banyuasin dalam pengembangan perkebunan Laos Merah yang diketahui grade dari Laos Merah lebih tinggi dari Laos bias. (Sangkut)













