Sandi juga memohon maaf apabila selama bertugas terdapat perkataan, sikap, atau tindakan yang kurang berkenan.
Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin antara kepolisian dan masyarakat Sumatera Selatan tetap terjaga meskipun dirinya kini mendapatkan penugasan baru sebagai Inspektur Jenderal di Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
“Silakan mampir ngopi kalau ke Jakarta,” ucapanya dengan hangat.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian dan kinerja Sandi Nugroho selama memimpin Polda Sumsel.
Kepada Kapolda yang baru, ia berharap koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Polda Sumsel dapat terus diperkuat untuk menjaga keamanan, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Acara malam kenal pamit ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumsel, Pangdam II/Sriwijaya, Kajati Sumsel, Danrem, para Kapolres, kepala daerah, tokoh agama, perwakilan mahasiswa, serta organisasi kemasyarakatan.
Rangkaian acara diawali dengan doa yang dipimpin Habib Muhammad Naufal bin Ja’far Shahab, dilanjutkan dengan penayangan profil perjalanan karier Komjen Pol Sandi Nugroho dan profil Irjen Pol Rony Samtana Tarigan, serta ditutup dengan penampilan kesenian tradisional seperti Tari Sinanggar Tulo, Gending Sriwijaya, dan Ya Saman.
Pergantian pimpinan Polda Sumsel ini menjadi babak baru bagi peningkatan pelayanan dan pengamanan di wilayah Sumatera Selatan.
Dengan semangat kemitraan yang diperkuat, diharapkan tantangan ke depan — baik dalam menjaga stabilitas keamanan maupun penanganan masalah strategis seperti kebakaran hutan dan lahan — dapat diselesaikan secara lebih cepat, tepat, dan menyentuh kepentingan masyarakat luas.
Kunci utamanya adalah kebersamaan: kepolisian yang dekat dengan rakyat, dan rakyat yang percaya serta mendukung kepolisian. (*/Andrian)





