Maulid Nabi: Momentum Tingkatkan Spiritualitas dan Nasionalisme di Era Disrupsi Ekonomi

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan menjadi penguat semangat keagamaan dan kebangsaan, terutama di tengah tantangan ekonomi yang melanda masyarakat.

AGAMA, Banten, EKONOMI, Nasional2275 Dilihat
Spread the love
         
 
  
                 
   
Gus Ragil dan Gus Nur Rohman memimpin lantunan sholawat dalam Majelis Gubah Rasulullah, memohon keberkahan dan keselamatan dunia akhirat./radarkeadilan.com

“Saya bersyukur kita telah merasakan nikmat kemerdekaan, ini merupakan anugerah yang patut kita syukuri bersama. Sehingga tidak ada lagi kendala bagi umat Islam untuk melaksanakan ajaran baik yang diberikan oleh Allah melalui apa yang telah disampaikan Rasulullah,” tambahnya.

Pengajian rutin Majelis Gubah Rasulullah yang dipimpin Gus Nur Rohman dan Gus Ragil mengajak jamaah untuk belajar dan praktik tentang dzikiran, sholawatan, pengajian, sedekahan, dan silaturahmi agar hidup berkah, selamat, dan bahagia dunia akhirat.

Momentum Maulid: Refleksi Spiritual untuk Kebangkitan Nasional

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga momentum untuk merefleksikan nilai-nilai spiritual yang dapat membangkitkan semangat nasionalisme dan kepedulian sosial.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, semangat keagamaan dan kebangsaan harus berjalan beriringan untuk mencapai kemajuan yang hakiki. (*/Red/Ims)

banner"300x300"title"300x300"