OKI Menggebrak dengan Program Sekolah Lansia “OKI GAS”: Lansia Berdaya Saing di Era Aging Population

Pemkab OKI Luncurkan Inovasi Pendidikan untuk Lansia, Siapkan Generasi Emas yang Sehat, Mandiri, dan Produktif

Jajaran pejabat Kabupaten OKI, termasuk Wakil Bupati Supriyanto, SH., Kepala DPPKB OKI, Zulpikar, Kajari OKI H. Sumantri, SH., MH., Kasdim 0402/OKI-OI Mayor CKE Jauhari, dan perwakilan Polres OKI Waluyo, menghadiri acara peluncuran program Sekolah Lansia yang memberikan penghargaan Lansia SMART kepada Hj. Tartila Ishak Mekki dan Hj. Idje Farida Haitami./radarkeadilan.com

Program ini mencakup 12 kali pertemuan tatap muka yang diadakan 1-2 kali setiap bulan. Setiap pertemuan diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, ceramah agama, pelatihan keterampilan usaha budidaya dan pengolahan ikan, urban farming, hingga kegiatan ekonomi produktif. Program ini akan diakhiri dengan wisuda sekolah lansia.

Saat ini, telah terbentuk 18 Sekolah Lansia di seluruh kecamatan se-Kabupaten OKI, dengan 6 kecamatan prioritas sebagai sekolah lansia percontohan :

Ketua Dekranasda dan TP PKK Kabupaten OKI, Hj. Ike Meilina Muchendi, SE., M.Si, didampingi Ketua GOW Kabupaten OKI, Ny. Yuni Supriyanto, Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, Evi Silviani, S.Sos., MM, Hj. Tartila Ishak Mekki dan Hj. Idje Farida Haitami turut hadir dalam acara peluncuran program Sekolah Lansia yang memberikan penghargaan Lansia SMART./radarkeadilan.com

“Harapan kami, keenam sekolah percontohan ini menjadi model pembelajaran lansia yang inspiratif dan menular ke seluruh kecamatan di OKI,” harap Zulpikar.

Apresiasi dari BKKBN Provinsi Sumatera Selatan

Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, Evi Silviani, S.Sos., MM, memberikan apresiasi atas langkah Pemkab OKI dalam menjalankan program Sekolah Lansia secara sistematis dan menyeluruh.

“Kami melihat OKI menjadi salah satu kabupaten yang paling siap mengimplementasikan program Sekolah Lansia. Tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tapi benar-benar menjadi wadah pembelajaran dan pemberdayaan,” ujarnya.

Evi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program ini.

Ketua Dekranasda dan TP PKK Kabupaten OKI, Hj. Ike Meilina Muchendi, SE., M.Si, didampingi Ketua GOW Kabupaten OKI, Ny. Yuni Supriyanto, Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, Evi Silviani, S.Sos., MM, Wakil Bupati OKI Supriyanto, SH., Kepala DPPKB OKI, Zulpikar, Kajari OKI H. Sumantri, SH., MH., Kasdim 0402/OKI-OI Mayor CKE Jauhari, perwakilan Polres OKI, Waluyo, beserta jajaran berfoto bersama dalam acara peluncuran program Sekolah Lansia “Lansia Berdaya OKI GAS”./radarkeadilan.com

“Sekolah Lansia bukan hanya tentang pendidikan bagi usia lanjut, tetapi bagian dari gerakan nasional pembangunan keluarga. Dengan sinergi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh agama, dan masyarakat, kita bisa mewujudkan lansia yang berdaya, bahagia, dan bermartabat,” pungkasnya.

Dengan program Sekolah Lansia “OKI GAS”, Pemkab OKI tidak hanya memberikan harapan baru bagi para lansia, tetapi juga menciptakan fondasi yang kuat untuk generasi emas yang sehat, mandiri, dan produktif.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menghadapi tantangan aging population. (*/Red)