
Sebagian dari ribuan personel yang dikerahkan dalam Operasi Ketupat Musi 2026 menjaga ketertiban di lokasi sholat Idul Fitri. Ratusan jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk berkat pengamanan dan pengaturan yang dilakukan petugas. Seluruh pelaksanaan di seluruh Sumatera Selatan berlangsung kondusif tanpa gangguan, menjadi bukti sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan momen Hari Raya.| Andrian, radarkeadilan.com
#PoldaSumsel #OperasiKetupatMusi2026 #SholatIdulFitri #KeamananMasyarakat #PolriMelindungi
Sebanyak 9.532 masjid yang tersebar di 17 kabupaten dan kota mendapatkan pengamanan maksimal melalui rangkaian Operasi Ketupat Musi 2026 yang telah berjalan selama dua pekan.
Ribuan personel kepolisian dari tingkat Polres hingga Polsek dikerahkan secara terpadu untuk mengamankan lokasi ibadah, mengatur alur lalu lintas, melakukan patroli di titik-titik potensial rawan, serta mengawasi area parkir guna mencegah tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan.
Wilayah dengan jumlah masjid terbesar termasuk Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Banyuasin, dan Ogan Komering Ilir (OKI), yang semuanya mendapatkan perlindungan optimal dari petugas di lapangan.
Laporan resmi dari seluruh jajaran Polres menunjukkan tidak ada gangguan berarti yang terjadi, menjadikan pelaksanaan ibadah Idul Fitri di Sumatera Selatan sangat kondusif.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan wujud komitmen penuh kepolisian terhadap masyarakat.
“Ribuan personel kami ditempatkan di setiap masjid untuk memastikan umat Islam dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan tanpa kekhawatiran. Tugas mulia ini kami jalankan dengan dedikasi tinggi dan penuh rasa tanggung jawab,” ucapnya dalam rilis resmi Polda Sumsel.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri yang dekat dengan masyarakat.
“Lebih dari 9.500 masjid diamankan secara menyeluruh. Masyarakat dapat merayakan Hari Raya dengan tenang, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” jelasnya.

Sebagai bagian dari Operasi Ketupat Musi 2026, petugas kepolisian mengatur alur kendaraan dan mengawasi area parkir di sekitar lokasi ibadah Idul Fitri. Upaya ini bertujuan mencegah kemacetan serta tindak kriminalitas, memastikan masyarakat dapat berpergian dengan lancar sebelum dan sesudah melaksanakan ibadah. Semua kegiatan berjalan tertib sesuai dengan target pengamanan kamtibmas selama Hari Raya.| Andrian, radarkeadilan.com
#PoldaSumsel #OperasiKetupatMusi2026 #PengaturanLaluLintas #KeamananLebaran #PolriMelayaniMasyarakat
Humas Polda Sumsel juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga waspada selama periode libur Lebaran dan memanfaatkan layanan darurat 110 jika membutuhkan bantuan atau menemukan hal yang mengganggu ketertiban.
Saat ini, Polda Sumsel terus melanjutkan upaya pengamanan untuk periode arus balik Lebaran, memastikan seluruh perjalanan masyarakat berjalan aman dan lancar.

Dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026, petugas kepolisian menjaga ketertiban alur lalu lintas dan pergerakan masyarakat setelah pelaksanaan sholat Idul Fitri. Upaya ini memastikan arus keluar dari lokasi ibadah berjalan lancar tanpa kemacetan atau gangguan, memberikan kenyamanan bagi seluruh warga yang merayakan Hari Raya. Semua aktivitas berlangsung kondusif sesuai dengan komitmen Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum.| Andrian , radarkeadilan.com
#PoldaSumsel #OperasiKetupatMusi2026 #PascaSholatIdulFitri #KamtibmasSumsel #PolriBersamaMasyarakat
Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmen untuk selalu hadir melindungi keamanan dan keselamatan masyarakat, serta menjaga stabilitas kamtibmas agar tetap kondusif di seluruh wilayah provinsi – sesuai dengan semangat awal pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang fokus pada kesejahteraan dan keamanan warga. (*/Andrian)














