Hasil rapat menghasilkan tiga poin utama yang menjadi prioritas kerja: stabilisasi harga barang pokok, pemenuhan ketersediaan bahan pokok pangan, dan pengamanan wilayah selama masa perayaan.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Pemkab Pali akan mendirikan Posko Pelayanan Terpadu dan membentuk Tim Terpadu yang terdiri dari berbagai instansi terkait.
Anggota tim meliputi Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepolisian Resor (Polres) Pali, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Organisasi Masyarakat Banser, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Secara khusus, Dishub Kabupaten Pali akan bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pali untuk memantau arus mudik secara intensif.
Langkah ini bertujuan untuk menjamin kenyamanan bagi seluruh pemudik dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Mengingat Kabupaten Pali merupakan jalur lintas antar kabupaten dan kota, Dishub juga akan memastikan semua lampu jalan berfungsi dengan baik serta rambu-rambu lalu lintas dipasang sesuai dengan rute yang telah ditentukan.
“Kami komitmen untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok agar tetap terjamin, sekaligus memastikan arus mudik jelang Idul Fitri berjalan dengan aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkas Dedi Ahmadi.
Upaya komprehensif ini diharapkan dapat menciptakan suasana perayaan yang kondusif dan memberikan rasa aman serta tenang bagi seluruh warga Kabupaten Pali. (*/Nandar)














