Rapat Paripurna HUT ke-81 Kabupaten OKI Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua di Tengah Upaya Penanganan Karhutla

Rapat Paripurna HUT ke-81 Kabupaten OKI Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua di Tengah Upaya Penanganan Karhutla

banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Untuk menekan risiko kebakaran berulang, Pemkab OKI terus memperkuat penataan tata air berbasis Kesatuan Hidrologis Gambut, pemantauan Tinggi Muka Air Tanah, serta integrasi data ke dalam sistem komando pengendalian bencana.

Di tengah kesederhanaan peringatan HUT, lahir satu pencapaian membanggakan dari dunia pendidikan: sebanyak 15.000 pelajar SMP se-Kabupaten OKI berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan menulis cerpen bertema “Cita-Cita Generasi Emas Kabupaten OKI”.

banner"300x250"title"300x250"

Penghargaan rekor diserahkan seusai Rapat Paripurna sebagai bukti potret semangat generasi muda di tengah tantangan daerah.

“Ini bukan sekadar rekor, melainkan langkah nyata memperkuat budaya literasi dan kreativitas generasi muda. Melalui cerpen, mereka menuangkan gagasan dan harapan tentang masa depan daerahnya,” kata Muchendi.

Selain pencapaian tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah kemajuan pembangunan daerah, antara lain pembangunan dan perbaikan 1.071 unit rumah tidak layak huni, perluasan kepesertaan jaminan kesehatan, pemberian seragam dan tas sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, peningkatan layanan publik melalui program Lentera dan kanal pengaduan Lapor Bupati, serta peningkatan akses air bersih dan listrik bagi masyarakat di wilayah pesisir.

Di bidang infrastruktur, Pemkab OKI terus mendorong penanganan ruas jalan strategis melalui kolaborasi pendanaan pemerintah pusat dan daerah, meliputi ruas Sumber Hidup–Kayulabu, Kayulabu–Talang Jaya, Rimba Naning, serta Talang Jaya–Sungai Menang.

Dengan total panjang jalan kabupaten mencapai 1.467,638 kilometer, di mana baru 32,90 persen dalam kondisi mantap, peningkatan konektivitas tetap menjadi prioritas utama pembangunan ke depan, termasuk rencana pengembangan akses menuju Exit Tol Mataram Jaya.

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam sambutannya memahami dan mendukung keputusan pemerintah kabupaten untuk menyederhanakan peringatan HUT ke-81 agar fokus penanganan karhutla tidak teralihkan.

Ia menekankan bahwa penanganan bencana membutuhkan kebersamaan dan koordinasi yang solid tanpa saling menyalahkan.

“Kita melihat capaian positif di OKI — pertumbuhan ekonomi meningkat, angka kemiskinan menurun, stabilitas keamanan terjaga. Peringatan HUT ke-81 tahun ini kita laksanakan sesederhana mungkin karena fokus kita saat ini adalah penanganan karhutla. Semalam saya bersama Bupati menginap di lokasi kebakaran untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Angin kencang memang menyulitkan, namun saya pastikan pasukan kita tidak menyerah dan terus berjuang,” tegas Herman Deru.

81 tahun perjalanan Kabupaten Ogan Komering Ilir bukan sekadar hitungan waktu, melainkan jejak panjang perjuangan lintas generasi.

Di tengah ujian kebakaran hutan dan lahan yang belum tuntas, semangat kebersamaan yang terjalin pada peringatan hari jadi ini menjadi pengingat: pembangunan dan pemulihan daerah tidak dapat dilakukan sendirian.

Hanya dengan berjalan bersama, setiap langkah yang diambil akan benar-benar berdampak dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Bumi Bende Seguguk. (*/HS) 

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"