Reformasi Polri Berbasis Riset Nasional Digencarkan, Sumsel Jadi Lokasi Uji Coba Penguatan Tipikor dan Program MBG

Reformasi Polri Berbasis Riset Nasional Digencarkan, Sumsel Jadi Lokasi Uji Coba Penguatan Tipikor dan Program MBG

Spread the love
         
 
  
                 
   
Prabumulih, Radar Keadilan Reformasi kelembagaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memasuki tahap transformatif dengan pendekatan berbasis riset nasional dan analisis data ilmiah, di mana Provinsi Sumatera Selatan menjadi wilayah strategis untuk menguji efektivitas pelaksanaan fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) serta optimalisasi dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan penelitian besar-besaran digelar di Polres Prabumulih pada hari Selasa, dengan integrasi unsur akademik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat validitas serta integritas hasil kajian.

Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Prabumulih menjelaskan proses pengelolaan dan keamanan pangan kepada Tim Puslitbang Polri serta jajaran terkait selama kunjungan untuk mengkaji implementasi program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari reformasi Polri berbasis riset nasional pada 3 Maret 2026.| Andrian, radarkeadilan.com

Kegiatan tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari arsitektur reformasi Polri yang bertujuan membangun kelembagaan presisi, berorientasi pada evaluasi ilmiah, dan penguatan kapasitas pada tingkat kewilayahan.

AKBP Arianto Salkery, S.H., M.H., menyampaikan paparan terkait penguatan fungsi kelembagaan dalam rangka reformasi Polri berbasis riset nasional, sementara rekan kerja mendukung dengan analisis data di sampingnya, selama kegiatan di Polres Prabumulih pada 3 Maret 2026.| Andrian, radarkeadilan.com

Penelitian tidak hanya mengumpulkan data administratif konvensional, melainkan mengkaji secara komprehensif tiga aspek kunci dalam pemberantasan korupsi: kapasitas serta kualitas sumber daya manusia penyidik tipikor, transformasi pola pikir dan budaya integritas di lingkungan kelembagaan, serta struktur organisasi dan efektivitas koordinasi antar unsur terkait.

Pendekatan tersebut menempatkan wilayah sebagai simpul strategis dalam memperkuat sistem pemberantasan korupsi skala nasional.

“Reformasi harus berakar pada data akurat dan evaluasi ilmiah yang mendalam. Kami membuka ruang diskusi secara menyeluruh agar fungsi tipikor di tingkat kewilayahan beroperasi dengan standar profesionalisme tinggi, transparansi mutlak, dan akuntabilitas yang jelas,” tegas Kepala Polres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si.

Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana menyampaikan laporan pelaksanaan program di wilayahnya, termasuk implementasi Makan Bergizi Gratis dan upaya penguatan fungsi pemberantasan korupsi, dalam rangka kegiatan penelitian reformasi Polri berbasis riset nasional pada 3 Maret 2026.| Andrian, radarkeadilan.com
Selain fokus pada pemberantasan korupsi, penelitian juga mendalami peran aktif Polri dalam mendukung implementasi program MBG, sebagai bagian integral dari strategi ketahanan gizi nasional yang menjadi pijakan utama menuju terwujudnya Indonesia Emas.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa langkah penelitian yang dilakukan Puslitbang Polri merupakan bukti konkret bahwa reformasi kelembagaan tidak sekadar retorika.

“Setiap fungsi kelembagaan, termasuk pelaksanaan tugas tipikor di wilayah, harus dapat diukur kinerjanya dan berlandaskan hasil riset yang kredibel. Provinsi Sumatera Selatan dengan bangga menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem nasional reformasi Polri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap program MBG menunjukkan dimensi peran Polri yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada aspek penegakan hukum, melainkan juga berkontribusi pada stabilitas nasional dan pengawasan kebijakan strategis negara yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

KBP Yudi Chandra E., S.I.K., M.H., menyampaikan paparan terkait strategi pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam rangka reformasi Polri berbasis riset nasional, yang juga mencakup dukungan optimalisasi program Makan Bergizi Gratis di Polres Prabumulih pada 3 Maret 2026.| Andrian, radarkeadilan.com

Dengan pendekatan berbasis riset dan data yang kuat, reformasi Polri diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun kepercayaan masyarakat serta memperkuat sistem hukum nasional, di mana wilayah menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tatanan kelembagaan yang lebih baik dan berkualitas tinggi(*/Andrian)