Sambut Ramadan, Pemkab OKI Gelar OKI Mart Keliling: Jaga Harga, Dekatkan Pangan Murah ke Masyarakat

Sambut Ramadan, Pemkab OKI Gelar OKI Mart Keliling: Jaga Harga, Dekatkan Pangan Murah ke Masyarakat

Berita, EKONOMI, OKI, SOSIAL2072 Dilihat
Spread the love
         
 
  
                 
   
Ogan Komering Ilir, Radar KeadilanPemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengambil langkah proaktif dalam menyambut bulan suci Ramadan dengan meluncurkan program OKI Mart Keliling.

Inisiatif ini bertujuan untuk menyediakan bahan pangan murah bagi masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang bulan puasa.

Peluncuran resmi program pasar murah keliling ini dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, Asmar, saat apel bulanan di Lapangan Kantor Bupati OKI, Rabu (18/2/2026).

Acara ini diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab OKI.

Sekretaris Daerah OKI, Asmar, bersama jajaran Pemkab OKI secara resmi melepas OKI Mart Keliling sebagai upaya stabilisasi harga dan penyediaan bahan pangan murah menjelang Ramadan, Rabu (18/02/2026).|HS, radarkeadilan.com

“OKI Mart Keliling ini adalah wujud nyata komitmen Pemkab OKI dalam mengendalikan inflasi menjelang Ramadan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” tegas Asmar dalam sambutannya.

OKI Mart Keliling akan menjangkau seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Kayuagung.

Pada tahap awal, layanan ini akan beroperasi di Kelurahan Kayuagung, kemudian secara bertahap diperluas ke wilayah lainnya.

Fokus utama OKI Mart Keliling adalah menyediakan komoditas kebutuhan pokok utama, seperti beras dan minyak goreng.

Pemkab OKI memberikan subsidi untuk kedua komoditas ini, sehingga masyarakat dapat membelinya dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Dengan sistem keliling, warga tidak perlu repot datang ke pasar.

Layanan ini akan langsung mendatangi lingkungan permukiman, sehingga memudahkan akses masyarakat terhadap bahan pangan murah.

Pemerintah daerah berharap langkah ini dapat menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan.

Asmar menjelaskan bahwa peningkatan permintaan bahan pokok menjelang Ramadan seringkali memicu kenaikan harga.

Oleh karena itu, intervensi pemerintah sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas harga.

“Kebutuhan masyarakat pasti meningkat menjelang Ramadan. Untuk itu, beras dan minyak goreng telah kami subsidi, sehingga masyarakat dapat membeli dengan harga yang lebih ringan,” ujarnya.

Pemkab OKI berkomitmen untuk terus memantau pelaksanaan program ini, memastikan kelancaran, ketepatan sasaran, dan manfaat yang nyata bagi masyarakat. (*/HS)