Santri As Shofa Belajar Jurnalistik: Pena untuk Perubahan

SWI Bekali Generasi Muda Keterampilan Menulis dan Berkomunikasi Efektif

Banten, Berita, SWI2659 Dilihat

Ia menekankan peran jurnalistik dalam membentuk opini publik, menyebarkan informasi, dan mengawasi jalannya kekuasaan.

“Jurnalistik adalah seni dan sains dalam menyampaikan informasi secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Lebih lanjut, Imam menjelaskan pentingnya literasi media bagi generasi muda untuk memahami dan merespon isu-isu terkini.

“Keterampilan ini akan membantu mereka menjadi warga negara yang aktif dan kritis,” pungkasnya.

Diklat ini diharapkan dapat membekali para santri dengan kemampuan menulis dan public speaking yang mumpuni. Dengan bekal ilmu jurnalistik, mereka diharapkan mampu menyampaikan permasalahan di sekitar mereka dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Semoga, dari As Shofa, akan lahir generasi muda yang mampu menggunakan pena dan lidah untuk perubahan yang lebih baik.

Penulis:
Imam Suwandi, S.Sos.,M.I.Kom.
Kepala Bidang Diklat dan Litbang DPP SWI.
(Red*/IMS)

Baca Juga :  Setelah Abi Quhafa, Qoriah Asal OKI ini Turut Wakili Indonesia di Ajang MTQ Internasional